PENGERTIAN PETA , ATLAS DAN GLOBE
Pengertian Globe
Globe adalah
tiruan bentuk muka bumi dalam ukuran kecil, Globe juga di sebut bola dunia merupakan
alat peraga geografi yang paling mudah dipahami karena bentuknya yang
menyerupai bumi sebenarnya.
Globe
berasal dari kata atau bahas latin yaitu globus yang berarti bola atau bulatan.
Globe diciptakan pertama kali oleh Anximander pada abad ke 6 SM. Dan
disempurnakan dengan penambahan citra seluruh bumi oleh Martin Behaim di
Nurnberg, Jerman pada tahun 1492.
Diketemukannya
globe tersebut memberi kepercayaan kepada Christoper Columbus (1459 – 1507),
seorang penjelajah dari Spanyol untuk berlayar ke barat menuju dunia timur.
Kenapa Globe terpasang selalu dalam kedudukan miring?
Globe yang
selalu kita lihat selalu terpasang dalam keadaan miring atau tidak tegak lurus
dengan bidang permukaan tempat globe terpasang.
Karena hal
ini disesuaikan dengan poros bumi yang juga miring sebesar 66,5 persen dari
bidang edarnya atau disebut sebagai ekliptika.
Manfaat Globe
Banyak
informasi dan manfaat yang diperoleh dari adanya Globe, antara lain:
1. Dapat
menirukan gerak rotasi bumi dan revolusi bumi dan mengetahui persebaran bentuk
kenampakan alam yang ada di dunia.
3. Dapat
memberikan informasi tentang titik koordinat astronomis suatu lokasi.
4. Dapat
memberi informasi terjadinya gerhana dan memproyeksikan daerah di bumi yang
mengalami gerhana.
5. Dapat
memberi informasi tentang pembagian iklim berdasar garis lintang.
6. Dapat
memberi informasi pembagian waktu di dunia.
Pengertian
Atlas–
Atlas adalah
peta – peta yang dikumpulkan menjadi satu dan dijilid menjadi sebuah buku.
Penggunaan nama atlas sendiri berasal dari nama seroang dewa dari bangsa
Yunani, yaitu Dewa Atlas. Atlas adalah dewa yang digambarkan sedang menjaga dan
memegang bumi di atas pundaknya. Peta-peta yang ada di dalam atlas terdiri dari
peta umum maupun peta tematis. Bahkan, ada juga sebuah atlas yan tidak hanya
mencantumkan peta – peta saja, tetapi juga mencantumkan gambar – gambar
tertentu, seperti gambar hewan yang dilindungi, pakaian adat, keajaiban dunia,
dan lain sebagainya.Pada umumnya peta-peta yang terdapat di dalam atlas disusun
dengan teratur dan rapih berdasarkan pembagian wilayah dalam suatu negara, dan
juga berdasarkan pembagian wilayah pada masing-masing benua. Dengan susunan
yang beraturan tersebut, maka akan memudahkan orang – orang dalam membaca dan
menemukan informasi yang dicarinya.Sebenarnya informasi yang ada di dalam atlas
tidaklah jauh berbeda dengan informasi yang bisa ditemukan dalam peta.
Perbedaannya adalah di dalam atlas, kita dapat memungkinkan pembacanya untuk
mendapatkan informasi yang lebih luas dan lengkap dibandingkan informasi yang
bisa didapatkan di dalam peta. Kelebihan yang dimiliki oleh atlas adalah atlas
dilengkapi dengan daftar isi dan indeks. Indeks merupakan unsur yang cukup
penting di dalam atlas. Dengan indeks, pembaca dapat menemukan informasi,
seperti letak pulau, letak gunung, sungai, kota, dan lain sebagainya dengan
cepat dan mudah.Data – data yang dapat diperoleh dari dalam atlas, diantaranya
adalah: data kependudukan, data daerah wisata, hasil bumi, persebaran tambang,
persebaran flora fauna, jalur transportasi, dan lain-lain.
Syarat- Syarat Atlas
1. Atlas
memuat isi yang lengkap, seperti data fisik, sosial, ekonomi, sehingga
pembacanya dapat menemukan apa yang dicari dengan mudah dan cepat.
2. Atlas
menyajikan gambar dan petanya dengan jelas. Selain itu, gambar dan peta di
dalam atlas dibuat dengan warna menarik, sehingga dapat menarik perhatiaan
pembacanya.
3. Atlas
dapat mudah dipahami oleh siapun yang ingin mencari informasi di dalamnya.
4. Gambar
dan peta yang ada di dalam atlas diurutkan sesuai dengan judul atlas. Selain
itu, peta – peta pada atlas juga diurutkan sesuai dengan pembagian suatu
wilayah atau daerahnya masing – masing.
5. Peta –
peta yang ada di atas memiliki unsur – unsur yang ada pada peta, seperti
simbol, mata angin, legenda, dan lain sebagainya.
Manfaat Atas
1.
Menunjukkan wilayah tertentu. Atlas dapat digunakan untuk menunjukan suatu
wilayah tertentu di muka bumi ini. Hal ini dikarenakan atlas menghimpun semua
peta – peta, termasuk peta – peta Negara yang ada di dunia.
2. Atlas
dapat memberikan informasi lokasi kota, sungai, atau danau dengan informasi
geografis yang sesuai dengan keadaan yang sebenarnya di lapangan.
3. Atlas
dapat digunakan untuk membandingkan luas, letak, dan lokasi tertentu, sehingga
pembaca dapat mengetahui luas, atau jarak yang sebenarnya dari suatu atau antar
kota dengan menggunakan skala yang ada pada atlas tersebut.
4. Atlas
dapat digunakan untuk membandingkan perbedaan – perbedaan relief suatu daerah
dengan cara melihat simbol – simbol yang ada di dalam peta, contohnya simbol
warna, dan lain sebagainya.
5. Selain
dapat digunakan untuk mencari informasi yang berkaitan dengan letak atau posisi
sebuah daerah, atlas juga dapat digunakan untuk mencari informasi tertentu
seperti, binatang – binatang yang dilindungi, keajaiban dunia, pakaian adat,
dan lain sebagainya.
1.
Pengertian Peta
Peta adalah
gambaran sebagian atau seluruh permukaan bumi pada bidang datar yang diperkecil
dengan ukuran skala tertentu.
Orang yang ahli dalam pembuatan peta di sebut sebagai kartografer
Orang yang ahli dalam pembuatan peta di sebut sebagai kartografer
2. Syarat Peta
Syarat yang harus dimiliki sebuah
peta adalah:
a. Conform
Conform adalah bentuk peta yang di
gambar harus sebangun dengan keadaan sebenarnya di lapangan.
b.
Equidistance
Equidistance adalah jarak di peta
dikalikan skalanya harus sama dengan jarak sebenarnya di lapangan.
c.
Equivalent
Equivalent adalah daerah atau bidang
yang digambar di peta setelah diperhitungkan dengan skalanya harus sama dengan
keadaan sebenarnya.
3. Manfaat
Peta
Manfaat peta antara lain adalah:
a. Memberikan gambaran fisiografis secara umum permukaan bumi dan suatu daerah / wilayah (bentuk, relief, iklim, jenis tanah. jenis vegetasi).
b. Menunjukkan dan menggambarkan lokasi atau letak suatu kawasan atau wilayah atau obyek geografis lainnya.
c. Memperlihatkan ukuran (luas, bentuk, arah, dan jarak) suatu obyek geografi peta.
d. Mengetahui keadaan sosial, budaya, ekonomi suatu daerah (jumlah penduduk, persebaran penduduk).
e. Dapat menjadi alat bantu pendidikan untuk mempelajari muka bumi dan segala fenomena geografi.
f. Dapat menjadi alat bantu analisis suatu penelitian.
a. Memberikan gambaran fisiografis secara umum permukaan bumi dan suatu daerah / wilayah (bentuk, relief, iklim, jenis tanah. jenis vegetasi).
b. Menunjukkan dan menggambarkan lokasi atau letak suatu kawasan atau wilayah atau obyek geografis lainnya.
c. Memperlihatkan ukuran (luas, bentuk, arah, dan jarak) suatu obyek geografi peta.
d. Mengetahui keadaan sosial, budaya, ekonomi suatu daerah (jumlah penduduk, persebaran penduduk).
e. Dapat menjadi alat bantu pendidikan untuk mempelajari muka bumi dan segala fenomena geografi.
f. Dapat menjadi alat bantu analisis suatu penelitian.
4.
Unsur-unsur Peta
Unsur-unsur peta yang tertera adalah
antara lain:
a. Judul
peta
Judul peta memberikan informasi yang
digambarkan serta tempat data tersebut di ambil.
b. Skala
peta
Skala peta adalah angka yang
menunjukkan perbandingan jarak antara peta dan jarak sesungguhnya, skala peta
dibagi menjadi dua , yaitu:
1. Skala angka
Skala angka merupakan skala yang menggunakan perbandingan angka.
2. Skala garis
Skala garis adalah skala menggunakan gambar garis untuk menunjukkan perbandingan jarak pada peta dengan jarak sebenarnya di bumi.
1. Skala angka
Skala angka merupakan skala yang menggunakan perbandingan angka.
2. Skala garis
Skala garis adalah skala menggunakan gambar garis untuk menunjukkan perbandingan jarak pada peta dengan jarak sebenarnya di bumi.
c. Garis
astronomi
Garis astronomi adalah
sebidang garis yang terdiri dari garis lintang dan bujur yang mewakili ukuran
derajat, menit, dan detik. Garis astronomi
mencerminkan letak absolut suatu tempat.
d. Arah /
tanda orientasi
Tanda orientasi dicantumkan untuk
mengetahui orientasi peta, sehingga pembaca dapat mengetahui arah tempat yang
dipetakan.
e. Legenda /
keterangan
Legenda merupakan keterangan dari
tanda yang terdapat pada peta agar pembaca lebih mudah memahami isi peta.
f. Simbol
peta
Simbol peta adalah tanda yang
digunakan untuk mewakili kenampakan sebenarnya pada peta, meliputi kenampakan
alami sebuah sungai, gunung, danau dan lain-lain dan kenampakan buatan seperti
jembatan, gedung sekolah, dan lain-lain.
Simbol peta di bedakan menjadi tiga, yaitu:
1. Simbol titik
Digunakan untuk menggambarkan penyebaran berbagai fenomena di permukaan bumi.
2. Simbol garis
Digunakan untuk mewakili data geografis yang berhubungan dengan jarak.
3. Simbol luasan / bidang / area
Digunakan untuk mewakili suatu area dengan simbol yang mencakup kawasan luasan tertentu.
Simbol peta di bedakan menjadi tiga, yaitu:
1. Simbol titik
Digunakan untuk menggambarkan penyebaran berbagai fenomena di permukaan bumi.
2. Simbol garis
Digunakan untuk mewakili data geografis yang berhubungan dengan jarak.
3. Simbol luasan / bidang / area
Digunakan untuk mewakili suatu area dengan simbol yang mencakup kawasan luasan tertentu.
g. Inset
Inset adalah sebuah penjelasan
daerah pada peta berupa peta kecil yang terdapat pada peta utama.
h. Warna
Tujuan penggunaan warna pada peta
adalah untuk menunjukkan perbedaan keadaan wilayah, menunjukkan kualitas
(perbedaan obyek) dan kuantitas (jumlah nilai tertentu) serta memberi nilai
keindahan peta.
i. Sumber
data dan tahun pembuatan
Untuk mengetahui dasar pembuatan
dari sebuah peta.
j. Lettering
Lettering adalah tulisan atau angka
untuk mempertegas makna simbol-simbol yang ada pada peta.
j. Garis
tepi
Garis tepi adalah batas tepi peta
dan berfungsi untuk meletakkan garis-garis astronomis beserta derajat-derajat
(garis lintang dan bujur).
5. Jenis
Peta
Jenis peta dapat di bedakan menjadi
:
a. Jenis
peta berdasarkan isinya
1. Peta Umum
Peta umum adalah peta yang menggambarkan seluruh bentuk kenampakan alam yang ada di permukaan bumi, baik kenampakan asli maupun kenampaka buatan.
[post_ads]
Peta Umum di bedakan lagi menjadi tiga jenis, yaitu:
a. Peta Dunia
Peta dunia adalah peta yang mengfgambarkan bentuk dan letak muka bumi serta wilayah setiap negara di dunia dengan skala tertentu.
b. Peta Topografi
Atau biasa disebut peta rupa bumi yaitu peta yang menggambarkan permukaan bumi beserta tinggi rendahnya.
c. Peta Korografi
Peta korografi adalah peta yang menggambarkan permukaan bumi, baik sebagian maupun seluruhnya yang bercorak luas dan dengan skala kecil.
2. Peta Khusus
Peta khusus adalah peta yang menggambarkan suatu kenampakan alam tertentu yang ada dipermukaan bumi.
Peta umum adalah peta yang menggambarkan seluruh bentuk kenampakan alam yang ada di permukaan bumi, baik kenampakan asli maupun kenampaka buatan.
[post_ads]
Peta Umum di bedakan lagi menjadi tiga jenis, yaitu:
a. Peta Dunia
Peta dunia adalah peta yang mengfgambarkan bentuk dan letak muka bumi serta wilayah setiap negara di dunia dengan skala tertentu.
b. Peta Topografi
Atau biasa disebut peta rupa bumi yaitu peta yang menggambarkan permukaan bumi beserta tinggi rendahnya.
c. Peta Korografi
Peta korografi adalah peta yang menggambarkan permukaan bumi, baik sebagian maupun seluruhnya yang bercorak luas dan dengan skala kecil.
2. Peta Khusus
Peta khusus adalah peta yang menggambarkan suatu kenampakan alam tertentu yang ada dipermukaan bumi.
b. Jenis
peta berdasarkan bentuknya
Jenis peta berdasar bentuknya dapat
dibedakan menjadi:
1. Peta Digital
Peta yang digambarkan pada sebuah aplikasi komputer, biasanya menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG).
2. Peta Timbul (relief)
Peta timbul atau relief adalah peta yang menggambarkan bentuk sebenarnya dari permukaan bumi.
3. Peta Datar
Peta datar adalah peta yang digambarkan dalam bidang datar berbentuk dua dimensi.
1. Peta Digital
Peta yang digambarkan pada sebuah aplikasi komputer, biasanya menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG).
2. Peta Timbul (relief)
Peta timbul atau relief adalah peta yang menggambarkan bentuk sebenarnya dari permukaan bumi.
3. Peta Datar
Peta datar adalah peta yang digambarkan dalam bidang datar berbentuk dua dimensi.
c. Jenis
peta berdasarkan skalanya
Berdasarkan skalanya , peta dapat di
bagi menjadi:
1. Peta Kadaster / Teknik
Peta kadaster atau teknik adalah peta yang memiliki skala antara 1:100 hingga 1:5.000. Banyak dipakai oleh Departemen Dalam Negeri dan Dinas Agraria (Badan Pertanahan Nasional).
2. Peta Skala Besar
Peta ini memiliki skala antara 1:5.000 hingga 1:250.000 yang digunakan untuk menggambarkan daerah dengan skala sempit, seperti peta kecamatan.
3. Peta Skala Menengah
Memiliki skala antara 1:250.000 hingga 1:500.000 yang digunakan untuk menggambarkan daerah yang agak lyuas , seperti peta provinsi.
4. Peta Skala Kecil
Memiliki skala antara 1:500.000 hingga 1:1.000.000 atau lebih yang digunakan untuk menggambarkan daerah yang relatif luas , seperti benua atau dunia
1. Peta Kadaster / Teknik
Peta kadaster atau teknik adalah peta yang memiliki skala antara 1:100 hingga 1:5.000. Banyak dipakai oleh Departemen Dalam Negeri dan Dinas Agraria (Badan Pertanahan Nasional).
2. Peta Skala Besar
Peta ini memiliki skala antara 1:5.000 hingga 1:250.000 yang digunakan untuk menggambarkan daerah dengan skala sempit, seperti peta kecamatan.
3. Peta Skala Menengah
Memiliki skala antara 1:250.000 hingga 1:500.000 yang digunakan untuk menggambarkan daerah yang agak lyuas , seperti peta provinsi.
4. Peta Skala Kecil
Memiliki skala antara 1:500.000 hingga 1:1.000.000 atau lebih yang digunakan untuk menggambarkan daerah yang relatif luas , seperti benua atau dunia
Tugas seorang kartograf dalam
pembuatan peta adalah sebagai berikut.
a. Menyelidiki dan mengukur data.
b. Mengoreksi, menganalisis,
membuat konsep, dan menggambar data.
c. Mengoreksi kembali dengan
mencocokkan kenyataan di lapangan.
d. Melakukan pencetakan terhadap
peta yang sudah benar.
Kartograf adalah orang yang ahli dalam
membuat peta. Sedangkan ilmu yang harus dikuasai oleh seorang kartograf adalah
kartografi.
Kartografi adalah ilmu dan teknik
pembuatan peta. Proses kartografi adalah proses grafis sampai sebuah gambar
menjadi peta yang terlihat informatif.
Perbedaan kartografi dan kartografer
Kartografi adalah ilmu yang mempelajari tentang seluk-beluk pembuatan peta,
Kartografi adalah ilmu yang mempelajari tentang seluk-beluk pembuatan peta,
kartografer adalah orang yang ahli dalam pembuatan peta.


Komentar
Posting Komentar